Tuesday, 2 March 2010

Review Star Wars : Empire At War - Force Corruption


Buat anda penggemar game Star Wars atau game bergenre RTS (Real Time Strategy), anda tidak boleh ketinggalan game yang satu ini. Lucas Arts bersama dengan Petroglyph mengeluarkan expansion pack dari sekuel sebelumnya yaitu Star Wars : Empire At War. Game ini boleh dikatakan merupakan gebrakan baru dari dari Lucas Arts yang menggabungkan petualangan di luar angkasa dan pertempuran di darat.


Detail yang dihasilkan dari permainan, dirasakan cukup maksimal apabila di set dengan resolusi tinggi. Namun masih maksimal dengan resolusi standar maupun resolusi rendah.


Alur cerita

Dalam permainan ini hanya terdapat satu alur cerita yang mengisahkan tentang kelompok consortium yang dipimpin oleh Zann. Kelompok ini berada di antara kepungan empire, pihak yang berada pada kekuatan sisi gelap dari force, yang dipimpin oleh Darth Sidious atau Emperor Palpatine dan muridnya Darth Vader.

Dan pihak berikutnya adalah rebellion, yang dipimpin oleh seorang wanita kharismatik bernama Mon Mothma yang didukung oleh anggota Jedi (anggota penjaga perdamaian pada zaman republik berkuasa sebelum empire yang berada pada kekuatan sisi terang force), yang berjuang untuk menekan keberadaan empire dan menghancurkannya untuk selamanya disebabkan kejahatan empire kepada masyarakat sipil dan menghancurkan masa depan masyarakat. Empire berusaha untuk menghancurkan satu persatu anggota Jedi Council dan masyarakat dan palnet yang tidak tunduk pada kemauan empire.

Untuk itu, diperlukan kekuatan untuk menyeimbangkan kekuatan empire sehingga rebellion berusaha keras untuk menghancurkan empire dengan cara mencuri data simpanan dari empire dan digunakan untuk mengancurkannya.

Dan pihak terakhir adalah consortium. Pihak ini tidak berdamai dengan siapapun karena Zann pernah dipenjara oleh empire dan Zann merasa tidak ada keuntungan berdamai dengan rebellion. Maka dari itu, Zann hanya mengambil keuntungan saja dengan rebellion dan empire, terutama terhadap masalah teknologi dan upgrade untuk armadanya.


Permainan

Task, command, dan arrange masih merupakan menu utama dan mendominasi game RTS. Terdapat perubahan besar dalam setiap kelompok. Baik dari segi penambahan karakter maupun script yang dikondisikan untuk memfixkan bug agar tidak berkeliaran. Perubahan itu terlihat pada :
1. Empire :
Death Star 2, Darth Vader yang tidak lagi menggunakan TIE Advanced Fighter, namun menggunakan flagship The Executor, dan sebagainya
2. Rebellion :
Luke Skywalker tidak lagi menggunakan X-Wing Fighter, tambahan Jendral Garm Bel Iblis dengan menggunakan kendaraan curian dari empire. Dan sebagainya.

Itulah sedikit gambaran dari Star Wars : Empire At War - Force Corruption.

No comments:

Post a Comment